Kebutuhan Wisatawan

Hari Libur Nasional

Sebelumnya, masyarakat Korea menggunakan kalender lunar. Namun kemudian mereka mengikuti kalender masehi untuk menyesuaikan dengan dunia internasional. Meskipun hari libur nasional dihitung berdasarkan kalender masehi, terdapat pula beberapa hari yang diperingati berdasarkan kalender lunar. Hari tersebut merupakan hari raya tradisional paling penting seperti tahun baru (hari pertama di bulan pertama lunar), festival musim gugur Chuseok (hari ke 15 di bulan ke 8 lunar), dan hari kelahiran Buddha (hari ke 8 di bulan ke 4 lunar).

Secara umum museum, galeri, istana, dan semua tempat wisata ditutup hanya pada hari tertentu di luar hari libur nasional. Beberapa mal dan mart besar ditutup pada tahun baru lunar dan hari Chuseok, tapi dibuka pada hari-hari sebelum dan setelahnya. Setiap tempat memiliki aturan yang berbeda pada hari libur, jadi pastikan untuk memeriksa kembali jam operasi di tempat yang akan Anda kunjungi di hari libur.

* Hari libur pengganti

Pada sistem hari libur pengganti, ketika hari libur nasional seperti Seollal dan Chuseok, hari libur tradisional terpenting di Korea, dan Hari Anak jatuh pada akhir pekan atau hari libur lainnya, pemerintah mengatur bahwa hari kerja besoknya adalah hari libur.

Hari Libur Nasional di Korea

Tahun Baru (1 Januari)
Pada hari pertama di tahun baru menurut kalender masehi, orang-orang berkumpul di laut dan gunung untuk melihat matahari terbit pertama di tahun yang baru.

Seollal (Hari pertama di tahun baru Korea: 30 Januari – 1 Februari 2014)
Seollal menAndai bulan pertama di kalender lunar. Di Korea, merupakan sebuah tradisi untuk keluarga dan sanak saudara untuk berkumpul dan melakukan ritual leluhur dan sungkem tradisional bernama sebe kepada orang yang tua di dalam keluarga. Pada hari itu, orang - orang memakan semangkuk tteokguk (sup kue beras). Usia dihitung berdasarkan kalender lunar, dan dipercaya setiap orang menjadi setahun lebih tua setelah makan tteokguk tersebut. Sup dimakan dengan harapan membawa kesucian dan umur panjang (warna putih pada kue beras melambangkan kesucian, dan bentuk panjangnya sebelum dipotong melambangkan umur yang panjang).

Hari Pergerakan Kemerdekaan (1 Maret)
Hari ini adalah untuk mengenang deklarasi kemerdekaan negara Korea dari kolonisasi Jepang pada 1 Maret, 1919. Hari ini diresmikan sebagai hari libur nasional untuk memperingati laki-laki dan perempuan yang meninggal selama pergerakan kemerdekaan.

Hari Anak (5 Mei)
Hari Anak diperingati sebagai hari libur nasional dengan harapan bahwa semua anak akan tumbuh dengan hati yang berani dan bijak, tanpa diskriminasi. Di taman anak-anak dan toko mainan yang dipenuhi dengan orang tua yang sibuk dengan anak-anak mereka, berbagai acara diselenggarakan untuk anak-anak.

Hari kelahiran Buddha (hari ke 8 di bulan ke 4 kalender lunar: 6 Mei 2014)
Hari Kelahiran Buddha adalah hari libur umat Buddha untuk merayakan kelahiran Buddha yang juga disebut dengan “Hari Datangnya Buddha” dalam bahasa Korea. Kuil Buddha di seluruh tempat Korea menggantungkan banyak lentera berwarna-warni untuk merayakannya.

Hari Peringatan (6 Juni)
Hari Peringatan dibuat terpisah untuk menghormati tentara dan masyarakat sipil yang telah mempersembahkan hidupnya untuk negara Korea. Pada jam 10 pagi terdengar suara sirine untuk meminta penghormatan selama satu menit.

Hari Kemerdekaan (15 Agustus)
Hari Kemerdekaan diperingati untuk merayakan kemerdekaan Korea dan pembentukan pemerintahan saat Korea bebas dari penjajahan Jepang pada 15 Agustus 1945.

Chuseok (hari ke 15 di bulan ke 8 kalender lunar: 7-10 September 2014)
Chuseok, bersama dengan Seollal, merupakan hari libur nasional paling signifikan di Korea. Chuseok dirayakan pada hari ke 15 pada bulan ke 8 kalender lunar. Seperti tahun baru Korea, seluruh keluarga berkumpul untuk melakukan ritual tradisional dan berbagi makanan tradisional termasuk kue beras songpyeon (direbus di atas daun kayu tusam) yang dibuat oleh seluruh anggota keluarga.
- Pada tahun 2014, hari libur pengganti berlaku untuk hari Chuseok pada 7 September (Minggu), berarti Rabu, 10 September adalah hari libur tambahan.

Hari Pendirian Nasional (3 Oktober)
Hari Pendirian Nasional diperingati untuk merayakan didirikannya Gojoseon, bentuk negara pertama di Korea. Disebutkan bahwa Gojoseon ditemukan oleh Dangun yang dikenal sebagai leluhur Korea pertama pada cerita rakyat.

Hari Hangeul (9 Oktober)
Hari Hangeul memperingati penemuan dan proklamasi Hangeul, bentuk tulisan bahasa Korea, dibuat oleh raja Sejong yang Agung. Hangeul termasuk dalam Memory of the World UNESCO pada tahun 1997.

Hari Natal (25 Desember)
Natal adalah hari raya umat Kristen untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus. Banyak distrik di daerah metropolitan dihiasi dengan pohon dan lampu natal. Distrik komersil yang sibuk seperti Myeong-dong, Itaewon Special Tourist Zone, dan kampus Hongik (Hongdae) dipenuhi oleh orang-orang yang mencari acara perayaan Natal.

Comments

Kategori
Previous Next
페이스북에 공유 트위터에 공유 구글플러스에 공유 카카오스토리에 공유 네이버밴드에 공유